BABINSA KORAMIL 406-02/RAWAS ILIR LAKSANAKAN PENANGGULANGAN KARHUTLA DI DESA KARANG DAPO I
Lensa Garuda - Musi Rawas Utara, Kamis 27 Agustus 2026 — Babinsa Koramil 406-02/Rawas Ilir melaksanakan kegiatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara, Kamis (27/8/2026).
Berdasarkan data pemantauan, luas wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara yang menjadi perhatian dalam penanggulangan Karhutla mencapai sekitar 1,5 hektare, dengan luas lahan gambut kurang lebih 2,5 hektare. Pada hari ini terpantau 2 titik hotspot berdasarkan sumber data dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan.
Menindaklanjuti adanya hotspot tersebut, tim melaksanakan groundcheck dan verifikasi lapangan di Desa Karang Dapo I, Kecamatan Karang Dapo. Dari hasil pengecekan, ditemukan lahan yang terbakar dengan luas kurang lebih 0,5 hektare. Saat tim tiba di lokasi, kondisi api sudah dalam keadaan padam, namun tetap dilakukan pemantauan dan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara atau potensi api kembali muncul.
Adapun titik koordinat yang dilakukan pengecekan dan pemadaman darat berada pada:
1. -2.853211, 102.97648
2. -2.860411, 102.97398
Kegiatan pemadaman melibatkan 3 personel TNI, yaitu Serda Joko, Serka Hendri, dan Sertu Ismail, serta 1 orang masyarakat, Bapak Iis. Dalam pelaksanaan di lapangan, tim menggunakan peralatan sederhana berupa alat kayu pemadam api.
Lahan yang terbakar merupakan lahan seluas sekitar 1,5 hektare, dengan luas terbakar dan berhasil dipadamkan sekitar 0,5 hektare. Lahan berupa hamparan terbuka dengan jenis tanah kering dan sumber air berasal dari kanal. Lahan tersebut diketahui milik Bapak Tarno. Pemadaman dilaksanakan sekitar pukul 10.39 WIB, dengan kondisi terkini api berhasil dipadamkan.
Selain melaksanakan pemadaman, Babinsa bersama tim juga melaksanakan patroli darat di wilayah rawan Karhutla, verifikasi hotspot dan monitoring lokasi, pemadaman serta pendinginan, sosialisasi pencegahan Karhutla kepada masyarakat, serta meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan pemadaman.
Babinsa mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama pada musim kemarau, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Langkah cepat dan sinergi antara TNI, masyarakat serta unsur terkait diharapkan dapat mencegah meluasnya Karhutla dan menjaga keamanan lingkungan dari dampak kebakaran hutan dan lahan.
Kondisi wilayah saat ini dalam keadaan aman dan kondusif, sementara lokasi bekas kebakaran terus dilakukan pemantauan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.(Pendim 0406/Lubuklinggau)