Kodim 0406 Lubuklinggau

Tim penyuluh Mabes TNI perkuat sinergis TNI Polri sebagai Langkah Strategis Mitigasi Karhutla di Wilayah Kodim 0406/LLG

Kodim 0406
Tim penyuluh Mabes TNI perkuat sinergis TNI Polri sebagai Langkah Strategis Mitigasi Karhutla di Wilayah Kodim 0406/LLG

MUSIRAWAS. Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI memperkuat langkah konsolidasi lintas instansi dengan melaksanakan kunjungan kerja dan audiensi strategis ke Polres Musirawas serta Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) Kodim 0406/LLG. Langkah proaktif ini dilakukan guna mengoptimalkan pencegahan, mitigasi, dan penanggulangan ancaman serius Karhutla yang kerap menjadi tantangan musiman di berbagai daerah termasuk kabupaten Musi Rawas. Sabtu 12/06/2026.featured_19_20260912183100_35022ccbf9.jpg

Audiensi di Polres Musirawas disambut langsung oleh Kapolres Musirawas, Wakapolres, jajaran Pejabat Utama (PJU), serta didampingi oleh Kasdim 0406/LLG. Dalam pertemuan tersebut, Kapolres memaparkan kondisi umum kewilayahan sekaligus langkah taktis yang telah diterapkan oleh jajarannya bersama unsur terkait. Karhutla merupakan ancaman serius yang berdampak luas terhadap aspek kesehatan, ekonomi, dan lingkungan. Oleh karena itu, Polres Musirawas telah mendirikan posko penyuluhan khusus, menyediakan layanan kesehatan bagi warga terdampak seperti pembagian masker dan pemeriksaan medis gratis, serta menggalakkan patroli terpadu secara berkala dan berkelanjutan. Adapun nama-nama tim karhutla mabes TNI yg hadir Kolonel Laut Tantawi selaku ketua tim, didampingi oleh anggota tim lainnya Kolonel Mar Maslan, Kolonel Kal Sutrisno, Kolonel Tek Tentyo, Kolonel Inf. Slamet, Letkol Laut Restu Hidayat, Mayor CZI Epi Sugiharto dan Mayor Cke Alfian. featured_19_20260912183145_76fe2dfb34.jpg

Penanganan Karhutla di Kabupaten Musirawas tidak dapat berjalan sendiri, melainkan dijalankan melalui strategi kolaborasi yang solid dan terpadu. Jajaran kepolisian bersama TNI, pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga pihak korporasi dan perusahaan perkebunan bahu-membahu menekan potensi titik api di lapangan.

Pendekatan ini dinilai efektif untuk mempersempit ruang gerak pelaku pembakaran lahan maupun meminimalisir kelalaian manusia. Sebagai bentuk evaluasi dan penguatan program, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI memaparkan sejumlah agenda preventif yang telah direalisasikan di Kabupaten Musirawas, di antaranya, Edukasi dan penyuluhan masif yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat mulai dari tingkat kecamatan, desa, instansi pendidikan, hingga badan usaha swasta dan perusahaan perkebunan. Inspeksi lapangan pemantauan dan pengecekan titik panas hotspot, kesiapan infrastruktur pendukung, seperti ketersediaan embung air buatan, sumur bor, serta kesiapan armada dan personel pemadam kebakaran (damkar) di wilayah setempat.
Dalam audiensinya, Tim Mabes TNI menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif dari tingkat bawah. Keberadaan Masyarakat Peduli Api (MPA) serta komitmen perusahaan perkebunan di sekitar wilayah Kodim 0406/LLG menjadi garda terdepan dalam deteksi dini. Setiap perusahaan diwajibkan memiliki sarana prasarana mandiri penanggulangan kebakaran sesuai dengan standar regulasi yang berlaku, sehingga apabila terjadi kebakaran, penanganan awal dapat dilakukan sebelum merambat lebih luas.featured_19_20260912183245_cbcb6d9399.jpg

Aspek penegakan hukum yang tegas namun tetap humanis melalui sosialisasi berkelanjutan juga menjadi poin penting dalam diskusi tersebut guna memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang masih nekat membuka lahan dengan cara membakar lahan. 

Usai agenda di polres Musirawas, rangkaian kunjungan dilanjutkan ke Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP). Kedatangan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI disambut hangat oleh Wadanyon TP bersama jajaran Komandan Kompi (Danki) dan Komandan Peleton (Danton).
Fokus kunjungan di satuan ini tidak sekadar membahas penanganan Karhutla di area perkebunan dan hutan, melainkan juga memperluas aspek kesiapsiagaan operasional Yon TP dalam mengantisipasi ancaman darurat lainnya, termasuk kebakaran pemukiman penduduk yang padat bangunan. Sinergitas antara satuan teritorial dan pasukan operasional dinilai krusial untuk memastikan pergerakan personel yang cepat dan tepat ketika eskalasi darurat meningkat.

Rangkaian kegiatan kunjungan ditutup dengan pengecekan menyeluruh terhadap sarana, prasarana, serta alat utama penunjang damkar guna memastikan seluruh unit dan personel berada dalam tingkat kesiapan tertinggi Yon TP dalam mengemban misi kemanusiaan dan pertahanan wilayah di bawah komando Kodim 0406/LLG.(Pendim 0406/Lubuk linggau).

Berita Terkait

58