Babinsa Koramil 406-02/Rawas Ilir Monitoring Perkembangan Banjir di Wilayah Karang Dapo dan Rawas Ilir
Lensa Garuda - Musi rawas utara. Akibat terjadinya banjir yang disebabkan oleh luapan sungai di wilayah binaan, Babinsa Koramil 406-02/Rawas Ilir melaksanakan monitoring kegiatan penanggulangan bencana (Gulbencal) di wilayah Kecamatan Rawas Ilir dan Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Minggu (10/05/2026).

Kegiatan pemantauan dilakukan terhadap arus Sungai Rawas dan Sungai Rupit yang mengalir di wilayah Kecamatan Karang Dapo dan Kecamatan Rawas Ilir. Dari hasil monitoring, situasi banjir di jalan poros Kecamatan Karang Dapo mulai berangsur surut. Akses jalan dari Muara Rupit menuju Kecamatan Karang Dapo saat ini sudah dapat dilalui dengan lancar oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sementara itu, untuk desa-desa yang berada di bantaran Sungai Rupit seperti Desa Biaro Lama dan Desa Karang Dapo I masih terdapat genangan air dengan ketinggian sekitar 10 cm, namun aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.
Sedangkan di wilayah Kecamatan Rawas Ilir, banjir masih menggenangi Desa Mandi Angin dengan ketinggian air mencapai 30 cm. Jalan poros dari Desa Mandi Angin menuju Desa Beringin Makmur I juga masih tergenang banjir dengan ketinggian air sekitar 30 cm.

Untuk Desa Tanjung Raja yang berada di pinggiran sungai, banjir masih merendam permukiman dengan ketinggian air mencapai 20 cm. Selain itu, Desa Beringin Makmur I dan Kelurahan Bingin Teluk juga masih terdampak banjir dengan ketinggian air sekitar 20 cm.
Sementara akses jalan poros dari Kecamatan Karang Dapo menuju Desa Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir, hingga saat ini masih belum dapat dilalui karena di tikungan Desa Mandi Angin masih terdapat genangan banjir dengan ketinggian air mencapai 30 cm.
Babinsa bersama aparat terkait terus melaksanakan pemantauan dan siaga di lokasi guna mengantisipasi perkembangan debit air serta membantu masyarakat yang terdampak banjir.(Pendim 0406/Lubuklinggau).